Orang-orang cerdik

[tag: abu pun tak berani genggam bara]

Lama sudah tidak menulis, hari-hari sibuk yang dibuat-buat berjaya menghabiskan masa dengan urusan duniawi. Orang-orang mula sibuk ketika ini, ingin menyudahkan semester dengan keputusan cemerlang. Aku jua dan seperti biasa, mengharapkan baki-baki semester berakhir dengan cepat, supaya dapat lepaskan tekanan tahun paling susah iaitu tahun ketiga ini.

Al-Baqarah, 2:269

Amat bersyukur pada semester ini, professor yang mengajar semuanya berpengalaman, dan lebih faham keadaan pelajar.

Teringat hari pertama sekolah semester ini, prof. bertanya di khalayak kelas, what is instrumentation? Terdiam sekejap satu kelas, sampailah seorang ahli kelas antara yang terbijak bersuara menjawab: it is something or tools that we used to do stuff.

Prof. atau Dr. Bob membalas kembali, great. But in instrumentation we don’t call something and stuff. We call it measurand in processing signal from input to output.

Semua orang bersetuju faham. Maknanya, setiap benda ada namanya, dan setiap nama ada maksudnya. Bukannya seperti maksud umum seperti benda, barang dan sebagainya.

Begitu juga perlu untuk kita faham berkenaan dengan Islam. Allah dan 99 namanya bukanlah namanya sahaja. Bukanlah Allah ini maksud ada 99, tetapi nama-nama Allah ini meliputi segala keindahan yang ada padanya. Seperti seorang lelaki yang bernama Abu yang sangat putih kulitnya, orang akan kata, si putih dan sebagainya. Begitulah Allah, maksud namanya, menggambarkan Allah seperti mana Allah menamakannya. Tetapi kita tidak perlulah menggambarkan nama-nama Allah dengan kefahaman sifat seperti manusia kerana Allah itu bukan makhluk. Setakat faham itu sudah mencukupi.

Apabila disebut nama Allah itu indah. Dialah yang maha segalanya. Apabila terbayang sifat pemurahnya manusia, tidak akan mampu kita bayangkan bagaimana sifat pemurahNya Allah. Bila kita kenal dengan sifat pemaafnya manusia, tidak mampu kita untuk membayangkan bagaimana pemaafNya Allah S.W.T. Bila terfikir bagaimana kasihnya seorang insan, tidak mampu kita bayangkan bagaimana betapa kasihNya Allah S.W.T. SayangNya Allah, cintaNya Allah pada kita tidak mampu kita bayangkan. Menitis airmata kita mengingatkan namaNya sahaja, tidakkah kita merasakan semua ini.

Kemana hilangnya logik pemikiran orang-orang cerdik yang membayangkan sifat manusia itu segalanya. Mendambakan kecantikan dengan menunjuk-nunjuk pada orang. Sedangkan Allah yang memberi kecantikan. Mendambakan harta sehingga tersia masa untuk Allah, melakukan ketidakadilan pada manusia lain, sedangkan Allah yang memberi rezeki padanya. Mendabik dada dengan kecerdikan, memandang rendah akan orang lain, sedangkan Allah yang mengilhamkan padanya kecerdikan.

Marilah kita menjadi orang-orang cerdik yang mencintai Tuhan segalanya. Mengabdikan diri kepadaNya. Kita perlu sedar tanggungjawab ini bahkan kita sendiri yang mengakui dalam doa kita pada setiap hari.

Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Al-An'am, 6:162

Islam bukanlah hanya sebuah label. Tetapi sebuah pengabdian penuh dengan tugas untuk dilaksanakan. Ini akan dipertanyakan pada kita di hari akhirat kelak. Usahlah bayangkan api neraka. Api dunia pun belum mampu kita genggam. Masih tidak adakah rasional untuk bertindak? Tidak takut dengan ancaman ini? Tanyalah orang-orang yang tahu bagaimana untuk bertindak wahai orang-orang cerdik! Bukan memikirkan ini bukan urusanku. Sila kembali baca ayat di atas.

Semoga kita menjadi orang-orang cerdik acuan Islam (ulul Albab). Pandukan kami ke atas jalan agamaMu, bukan jalan-jalan orang ramai yang tidak menguntungkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s